Pendidikan dan Latihan Lanjutan Divisi Susur Gua

Pada Jumat – Minggu, 17 – 19 Maret 2017, tepatnya dimulai dari hari Jumat malam, Anggota Muda angkatan 36 yang berjumlah 14 orang mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan Lanjutan (DIKLATJUT) XXXVI divisi Susur Gua. Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Karst Tajur, Bogor sebagai wujud pengaplikasian langsung di lapangan setelah sebelumnya diberi berbagai materi kelas dan simulasi serta latihan fisik. Yang menjadi target latihan adalah Goa Cikaray dan Goa Cikenceng.

             Sebelum memasuki Goa Cikenceng.

Salah satu materi yang diterapkan adalah Single Rope Technique (SRT), yaitu teknik yang digunakan untuk menelusuri gua-gua vertikal dengan menggunakan tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-medan vertikal. Dalam kegiatan ini, pengaplikasian SRT dilaksanakan di Gua Cikaray pada hari kedua yakni hari Sabtu. Selanjutnya, peserta DIKLATJUT XXXVI juga melakukan pemetaan di gua yang sama pada hari yang sama.

       Saat menelusuri lorong sempit Goa Cikaray

Hari ketiga DIKLATJUT XXXVI digunakan untuk menelusuri Gua Cikenceng dengan medan horizontal. Dalam penelusuran ini, peserta harus melewati beberapa lorong gua yang seluruhnya terendam air atau  biasa disebut dengan sump. Seorang caver harus menyelam untuk melewati sump tersebut. Ukuran sump yang dilewati terbilang sempit dengan jarak hanya sekitar 2 meter dan hanya dapat dilalui oleh satu orang. Harus ekstra hati-hati ketika ingin melewati sump dan yang jelas harus menahan nafas.

Setelah selesai menelusuri Gua Cikenceng, peserta bergegas untuk bersiap-siap kembali ke kampus UNJ dengan menggendong ilmu yang telah diasah beserta pengalaman yang akan mengantarkan kepada pengabdian.

Ditulis oleh :

Indra Komara

AM. XXXVI

Tinggalkan Balasan