Pendidikan dan Latihan Lanjutan Arung Jeram

Pada Jumat – Minggu, 24- 26 Maret 2017. tepatnya dimulai dari Jumat malam, 10 Anggota Muda angkatan 36 dengan didampingi anggota penuh mengikuti Pendidikan dan Latihan Lanjutan (DIKLATJUT) XXXVI divisi Arung Jeram yang berlokasi di sungai Cisadane, Bogor Jawa barat. Tujuan dari DIKLATJUT ini adalah melatih keterampilan khusus pada divisi arung jeram dan mengaplikasikan manajemen kegiatan dengan baik.

Hari pertama pada hari Jumat, tanggal 24 Maret 2017, Pukul 21.30 WIB anggota muda menuju lokasi aplikasi dengan menggunakan kereta dari stasiun Manggarai hingga stasiun Bogor, sesampainya di stasiun Bogor dilanjutkan menuju lokasi menggunakan angkot. Malam itu anggota muda mulai evaluasi kegiatan dan brifieng untuk hari esok agar kegiatan dapat berjalan sesuai perencanaan.

Hari kedua,diawali dengan pagi yang cerah, anggota muda bergegas menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, bidang konsumsi menyiapkan sarapan, bidang perlengkapan menyiapkan penunjang perlengkapan pada kegiatan yang akan dijalankan, bidang operasional yang harus mengontrol setiap berjalannya agenda kegiatan, dan bidang lain-lainnya yang saling bersinergi satu sama lain.

DCIM109MEDIA.jpg

Hari itu materi yang diterapkan adalah self rescue yang terdiri dari renang jeram dan melempar tali rescue (rescue Rope). Pada materi ini anggota muda dibagi dua kelompok untuk mengaplikasikan materi tersebut, sehingga memungkinkan untuk lebih efisien dan cepat. Selain materi tersebut tak lupa materi teknik dayungan, aba-aba dayungan, pembacaan jeram telah diaplikasikan pada hari itu. Satu trip dijalankan setelah semua anggota mendapatkan materi tersebut, trip mulai dari jembatan ciampea sampai di pangkalan pasir karikil.

Hari ketiga, hari terakhir pengaplikasian materi arung jeram. Hari itu anggota muda akan belajar menjadi skipper, perlu diketahui skipper/Schiffer adalah kapten dalam sebuah perahu, skipper yang akan memberikan aba-aba kepada para awak, skipper juga yang akan menentukan dan mengendalikan laju perahu agar bisa berjalan dengan lancar sesuai rencana. Disini anggota muda dikenalkan dengan teknik dayungan khusus skipper dan mempraktekkan langsung diatas perahu.

DCIM109MEDIA.jpg

Setelah kurang lebih memakan waktu satu jam mencoba teknik dayungan skipper, mulailah trip dijalankan mulai dari SD Rancabungur sampai Jembatan Ciampea. Selama perjalanan ini anggota muda dibimbing satu persatu untuk menjadi seorang skipper, mulai dari teknik pembacaan seperti scouting dan read and run, ferry angle, serta aba-aba dayungan.

Setelah selesai mengarungi sungai, peserta bergegas untuk bersiap-siap kembali ke kampus UNJ dengan lebih dulu membersihkan semua alat pengarungan dan juga menggendong ilmu yang telah diasah beserta pengalaman yang akan mengantarkan kepada pengabdian.

Nurman Nugraha (EC.3415-0344)

Tinggalkan Balasan