SEMINAR TANGGAP BENCANA

  • Foto bersama selepas kegiatan seminar Tanggap Bencana, disusul dengan penyerahan cendra mata kepada pemateri.

 

[Jakarta] Jumat, 01 Februari 2019 telah usai Seminar Tanggap Bencana yang dilaksanakan oleh Pecinta Alam Katulampa Universitas Azzahra, dengan tema “Menjadikan Generasi Muda yang Sadar dan Tanggap Bencana dengan Pengetahuan serta Keterampilan yang Tepat.” KMPA Eka Citra UNJ telah mendelegasikan dua nama Ihab Yazid dan Hamdan Fauzi sebagai peserta seminar, kegiatan diikuti oleh Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam khusus daerah Jakarta Timur. Walau peserta tidak banyak yang hadir, bukan berarti menurunkan semangat pemateri dan peserta.

Pemateri terdiri dari Humas BNPB, yaitu Ibu Ratih Nurmasari yang menyampaikan informasi bagaimana sebuah data dibuat menjadi infografik, realtime dan mudah dikonsumsi oleh publik. Satu hal yg perlu diketahui data bisa terbentuk oleh gabungan assessment BNPD dan dikirim ke pusat informasi BNPB. Sebelum diolah menjadi data yang actual seperti korban jiwa dan kerusakan, perlu memperketat komunikasi dengan BNPD. Adapun yg perlu kita ketahui dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana bersifat multistruktural (seluruh pihak NGO). Beda hal dengan BASARNAS oleh Bapak Eddy R, saat penyampaian fungsi SAR (Self And Rescue) diperuntukan memberikan pertolongan dengan prioritas-prioritas yg telah diperhitungkan, untuk mengurangi banyak jatuhnya korban dalam bencana, contoh hal; estimasi waktu dalam penyelamatan korban di dalam reruntuhan puing – puing, memprioritaskan evakuasi antara kaula muda dan lansia, begitu seterusnya memperhitungakan sampai matang. Di akhir materinya Bpk Eddy menegaskan beliau siap dipanggil untuk memberikan keilmuan dalam teknis kebencanaan.

Materi terakhir mengangkat tentang kebakaran yang kerap kali terjadi dalam lingkungan padat penduduk, pemateri oleh  Bapak Harry Purwanta Pemda Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Jakarta Timur yang menjelaskan bagaimana caranya seseorang dapat menangani kebakaran secara cepat dan tepat, dengan bahan baku yang mudah dan berada disekeliling kehidupan sehari-hari. Banyak kebakaran yang terjadi di Ibu Kota disebabkan oleh adanya arus pendek arus listrik di lingkungan khususnya padat penduduk ini, adapun kebakaran lain yaitu karena kebakaran tabung gas. Ada suatu catatan khusus bagi saya dalam setiap bencana, perlu adanya kolaborasi dari setiap kalangan lembaga swasta maupun negeri dalam penanganan pasca bencana hingga pusat bencana pulih kembali.

 

Ditulis oleh :

Ihab Yazid

EC. 3617 – 0372

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan